BANDUNG (DP) - Setelah mencoba teknologi terbaru All New Honda Accord di Gelanggang Bridgestone, Karawang, Selasa (23/7) kemudian, para jurnalis dengan diundang Honda Propect Motor (HPM) melanjutkan perjalanan menju Bandung untuk merasakan performa serta kenyaman sedan superior dengan baru aja diluncurkan di dalam pembukaan Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 dalam ICE BSD, Tangerang Daksina, belum lama tersebut. Tingkatan kesepuluh Honda Accord ini memboyong rancangan baru, secara dapurpacu 1,5 liter VTEC Turbo serta untuk pertama menggunakan teknologi keselamatan terbaru dengan dinamakan Honda Sensing.
Meskipun mobil tak dipakai, namun AutoFamily kudu tetap mengganti oli mesin pantas saat yang ditentukan sambil buku pedoman ladenan. Lakukan pula pengecekan di cairan beda diantaranya air radiator, washer wiper, minyak rem, & air aki. Pastikan kecukupan cairan ini dan tidak ada kebocoran dengan dapat menimbulkan masalah. Usut keadaan terminal aki, sambungan dan jalur kabel karena tersedia risiko digigit tikus ketika dibiarkan dalam garasi, lanjut kekencangan fan belt untuk menjamin seluruh dapat beroperasi secara baik saat dipergunakan. Pra mesin dinyalakan, coba nyalakan klakson dan mainkan lampu luar mobil.
Pada semarak tersebut, Dio sukses merebut podium dalam kualitas Membela sesudah bertanding sengit di babak final bersama drifter pokok Bandung, M Irdam, meski awalnya Nissan Cefiro milik Dio sempat menyebrangi trouble pada mesin mobil yang digunakannya. “Di hari Sabtu sama sekali tidak ikut latihan pake mobil sendiri karena ada masalah di mesin. Tatkala bagian kualifikasi pula biar mengendarai mobil seadanya aja, gak maksimal,” kata Dio setelah balapan. “Sebenarnya tatkala balapan pula biar kondisi mobil tidak sepenuhnya serasi dengan harapan. Mampu dijalankan akan tetapi cuma 60% saja. Selebihnya hanya menyandarkan kekuatan doa,” lanjut Dio.
Sebab kudu mengikuti lomba irit bahan bakar, kecepatan sama tatkala perjalanan terdesak mesti dikontrol tidak lebih dibanding 100 kilometer masing-masing jam. Apalagi konsep test drive kesempatan ini ialah buat merasakan kenyamanan satu buah mobil bersama keluarga, tak buat jual bearing menjajal prestasi seperti test drive di dalam umumnya. Serat menuju Pantai Pandawa terhitung mulus, tak jumlah tantangan dengan mesti dihadapi, tanjakan serta tikungan tajam pun lazim-biasa saja untuk satu kendaraan yang memboyong mesin bensin 1.5L 4 bumbung 16 katup dengan kode K15B. Mesin berkubikasi 1.462 cc ini mampu membuahkan tenaga 77 kW di 6.000 rpm serta torsi maksimum 138 Nm pada 4.400 rpm.
Sudah tentu, ketika berpengaruh pada kecepatan menjulung mobil ternyata tidak terasa limbung sandi asma tetap stabil. Dalam Omnia, karet akseptor diajak untuk bersantai sejenak lalu menikmati berbagai kudapan sore dan selaku hidup karet turis daripada bervariasi negeri. Tak terasa, hari mulai gelap & karet anggota test drive All New Suzuki Ertiga mesti kembali ke Kuta. Jarak Omina - Kuta kira-kira 31 kilometer melalui tol Mandara. Kolektif diantaranya saat bertambah di cepat hari, sore hari daerah Kuta balik ramai merayap. Khususnya setelah keluar daripada tol, kemudian menuju hotel di Jalan Umum Kartika Plaza, Kuta. Esoknya, 29 Juni 2018, dari Kuta menuju dealer Suzuki dalam Jalan Awam Teuku Umar yang jadi garis finish pengujian serta berakhirnya test drive All New Suzuki Ertiga sekaligus pengumuman pemenang kompetisi lomba irit. Hasilnya di luar rabaan, transmisi manual dengan harusnya lebih irit, dalam test drive saat ini malah lebih royal dibanding transmisi otomatis. Suzuki mengumumkan, buat transmisi manual, tertinggi meraih 20,85 kilometer per liter, namun transmisi otomatis, 23,15 kilometer dari liter.
Hampir seluruh peserta berhasil, namun ada satu dua dengan tidak berhasil, karena bonekanya terlempar daripada kursi. Anggota juga diminta untuk memarkirkan kendaraan secara mundur dalam lokasi yang sempit. Uji keterampilan ini bakal dinilai berdasar pada teknik dengan pasti & waktu tercepat. Keterampilan mengemudi karet peserta serta penerapan fitur ISOFIX, Parking Pengawasan, ABS, dan EBD Handling di dalam Suzuki All new Ertiga bakal menjadi kombinasi terbaik untuk mendapatkan kemahiran berkendara dengan cocok dan tenteram, paling utama ketika bepergian bersama keluarga. Tidak perlu lama buat menyesuaikan diri dengan All New Suzuki Ertiga, serasa sebagaimana mobil sendiri, gas kendati langsung diinjak.
Sebagaimana tahun sebelumnya, Black Out Loud juga mengundang juri-juri daripada luar negeri, dan menggandeng USACi (United State Autosound Competition Internasional) dengan adalah gabungan car audio usul Amerika. “Yang cukup mengagetkan adalah ketika uji desibel pada Black Out Loud SQL, yang mana anggota dari Polewali Mandar bisa memperoleh angka 144,1 dB dalam kondisi kabin terungkap. Sebuah pencapaian dengan luar biasa,” kata Boy. Setiap pemenang daripada BlackAuto Battle kelak sosok didaulat menjadi trendsetter industri modifikasi di Nusantara. “Terbukti skill dengan mumpuni, ananda wilayah sah Sulsel merasuk sebagai The Champion BlackAuto Battle Makassar 2018, secara menggarap Honda Jazz bergaya Elegant yang murni dikerjakan dalam Makassar,” pungkasnya. Setelah di Makassar, gelanggang modifikasi itu dijadwalkan berlanjut di Kota Solo & habis di Surabaya untuk tuan wisma Final Battle. Puluhan juta rupiah beres menanti para pemenang. Paling ditunggu adalah melebarkan The Champ dengan sosok diboyong pemenang untuk kebanggaannya.